Selasa ( 23/1/2017). Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar sebagai salah satu Unit pelaksana teknis ( UPT ) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dibangun di Kabupaten Takalar.
BPBAP Takalar saat ini telah mengembangkan 14 komoditas air payau. Disamping itu telah banyak teknologi yang telah dihasilkan oleh para pegawai dalam bidang budidaya Air payau. Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah Kabupaten Takalar akan bersinergi dan bekerjasama dengan BPBAP Takalar dalam memanfaatkan teknologi yang telah dihasilkan oleh BPBAP Takalar.
Bapak Bupati Kabupaten Takalar, Syamsari Kitta, S.Pt, M.M melakukan Kunjungan kerja ke BPBAP Takalar. Bapak Bupati beserta Jajaran Pemkab Kab. Takalar berdiskusi dengan Kepala BPBAP Takalar.
Ir. Nono Hartanto dalam pemaparannya mengatakan bahwa BPBAP Takalar mempunyai tupoksi dalam bidang Teknologi Budidaya Air Payau Takalar, mulai dari penciptaan teknologi Budidaya air payau, penyebaran teknologi ke masyarakat serta kegiatan pelayanan ke masyarakat yaitu pelayanan laboratorium Uji kesehatan ikan dan lingkungan, penyediaan bibit rumput laut kultur jaringan. Teknologi inilah yang akan disebarkan ke masyarakat.
Bupati Takalar dalam kunjungan kerjanya di BPBAP Takalar akan bekerjasama dalam memajukan perikanan di Kabupaten Takalar khususnya akan meningkatkan produktivitas tambak yang ada di Kabupaten Takalar. Bapak Bupati Takalar berharap tenaga teknis BPBAP Takalar dapat membantu pemkab Takalar dalam mentranfer teknologi ke pembudidaya.
Dalam kunjungannya ke BPBAP takalar, Bapak Bupati Kabupaten Takalar menyempatkan untuk melihat Produksi Benih udang Vanname, Tambak Calon Induk Vanname, dan Laboratorium Kultur Jaringan.