BPBAP Takalar-(20/1/17)              Sejalan dengan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan, restocking ikan diyakini mendukung upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kegiatan restocking ini sering dilakukan di perairan umum baik itu danau, sungai dan laut. Saat ini sudah sering dilakukan kegiatan restocking ikan oleh kelompok-kelompok yang peduli lingkungan, akademisi, pemerintahan bahkan personal dalam rangka memperingati kegiatan tertentu. Sesuai dengan definisinya, restocking adalah menebarkan kembali jenis-jenis ikan yang menurut sejarahnya mendiami perairan itu yang karena suatu sebab terjadi penurunan populasi atau tidak ditemukan lagi.

BPBAP Takalar bekerjasama dengan PT. Kemilau Bintang Timur ( KBT ) dan Harbor Seafood,USA melakukan restocking Rajungan ( Portunus pelagicus ) di Perairan Pulau Sanrobengi , Takalar. Seperti kita ketahui bahwa PT. Kemilau Bintang Timur adalah perusahaan pengolahan rajungan yang ada di Makassar. BPBAP Takalar ,PT. KBT dan Harbor Seafood, USA secara rutin melaksanakan restocking di perairan laut.

Benih Rajungan yang direstocking ini merupakan Benih Rajungan dari hasil pembenihan Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar ( BPBAP Takalar ) dengan ukuran crab 25 sebanyak 150.000 ekor.

Turut Hadir dalam kegiatan ini adalah President Director Of Harbor Seafood, USA  Mr. Christian Limberg , Direktur PT. Kemilau Bintang Timur ( KBT ) Bapak Ir. Lalam Sarlam , Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Sulawesi selatan yang diwakili oleh Kabid Budidaya, Bapak. Ir. Hardi Haris serta aparat pemerintahan setempat.

Restocking Benih Rajungan ini dilakukan di Pulau Sanrobengi dengan Menggunakan dua Perahu Motor. President direktur harbor seafood , Direktur PT. KBT, Kepala BPBAP Takalar beserta rombongan langsung menaiki kapal perahu menuju pulau sanrobengi untuk melakukan restocking.